Puji Tuhan Jam Doa kembali dilaksanakan dengan baik di Pelataran Baruga. Pelayanan dipimpin oleh Angelica Chelsia (IE’24) sebagai pemimpin Jam Doa, didampingi oleh Gabriella Natasya Toding (AK’25) sebagai gitaris dan Yolanda Aprilia De Rozari (IE’24) sebagai cajonist.
Melalui firman Tuhan dalam Yohanes 14:27, kita diingatkan bahwa damai sejahtera yang Tuhan berikan tidak sama seperti yang dunia berikan. Dunia sering kali menawarkan ketenangan yang bersifat sementara dan bergantung pada penilaian orang lain, pencapaian, maupun keadaan. Namun Tuhan memberikan damai yang sejati—damai yang tetap ada sekalipun kita berada di tengah kekhawatiran dan tekanan.
Dalam kehidupan sehari-hari, kegelisahan hati sering membuat kita terjebak dalam pikiran negatif, bahkan memengaruhi pola hidup seperti kebiasaan begadang dan overthinking. Kita menjadi lelah karena terus mengejar validasi dari manusia dan berusaha memenuhi standar “sempurna” yang diciptakan dunia. Padahal, Tuhan tidak pernah menuntut kita seperti itu. Ia justru mengundang kita untuk datang kepada-Nya dan menerima damai yang cuma-cuma.
Melalui Filipi 4:6-7, kita diajak untuk membawa setiap kekhawatiran dalam doa dan ucapan syukur. Ketika kita belajar menyerahkan semuanya kepada Tuhan, damai sejahtera-Nya akan menjaga hati dan pikiran kita. Karena itu, mari belajar berhenti hidup dalam kecemasan dan mulai percaya penuh kepada Tuhan.
Kiranya melalui firman ini kita semakin dimampukan untuk hidup dalam damai yang sejati, tidak dikuasai rasa gelisah, dan terus bertumbuh dalam iman. Shalom 🙏

Komentar
Posting Komentar