Langsung ke konten utama

Postingan

REVIEW JAM DOA

 Jumat, 28 Maret 2025 Tema:  “Diciptakan Untuk Berbuat Baik” Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan kita Yesus Kristus atas kesempatan yang diberikan kepada kita sehingga Jam Doa pada minggu ini dapat dilaksanakan. Jam Doa kali ini dipimpin oleh Saudari Joya Kanna Paembonan, S.E (MNJ’2020) dan dilakukan via zoom dengan mengambil tema “Diciptakan untuk Berbuat Baik”. Tema diambil dari bacaan Efesus 2:6-10.  Dari tema ini, kita dapat mengambil makna bahwa kita adalah ciptaan Allah yang diciptakan untuk melakukan pekerjaan baik. Pekerjaan baik yang kita lakukan tidak selalu dalam hal yang besar, tetapi dalam bentuk yang paling sederhana juga merupakan pekerjaan baik yang dapat menyenangkan hati Tuhan. 
Postingan terbaru

REVIEW IBADAH PERSEKUTUAN

Sabtu, 22 Maret 2025 Tema:  “ Mengasihi dengan Tindakan Nyata ” 1 Yohanes 3:18 Bersyukur atas Ibadah Persekutuan pertama di semester genap 2025, yang di pimpin oleh saudara Tristan Gravila (AK’22) sebagai pelayan firman, saudari Divan y Cikal (M NJ ’22) sebagai worship leader, saudara Erasmus Topan Paereng (A K ’22) sebagai gitaris, dan saudari Yolanda Aprilia De Rozari (IE’24) sebagai cajonis. Ibadah persekutuan ini bertema “Mengasihi dengan Tindakan Nyata” yang diambil dari kitab 1 Yohanes 3:18. Kasih adalah perasaan yang mendalam dan tulus yang diwujudkan dalam bentuk kepeduliaan, perhatian, dan tindakan nyata kepada orang lain. Dalam Alkitab, kasih tidak hanya sekadar emosi, tetapi lebih ditekankan kepada tindakan aktif yang mencerminkan pengorbanan, ketulusan, dan kebaikan tanpa pamrih. Kasih tidak hanya dinyatakan dalam kata-kata, tetapi dalam tindakan nyata, seperti membantu sesama, mengampuni, berbagi berkat, dan memberikan perhatian kepada mereka yang membutuhkan .

REVIEW JAM DOA

Jumat, 21 Maret 2025 Tema: “Tabut perjanjian” Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan kita Yesus Kristus atas kesempatan yang diberikan kepada kita sehingga Jam Doa pada minggu ini dapat dilaksanakan. Jam Doa kali ini dipimpin oleh Saudara Charles Chendratama (IE'23) dan dilakukan via zoom dengan mengambil tema “Tabut Perjanjian”. Tema diambil dari bacaan Matius 22:39. Dalam renungan bertema Tabut Perjanjian kita belajar bahwa hubungan dengan sesama sangat penting dalam kehidupan iman. Tabut Perjanjian melambangkan hadirat Allah di tengah umat-Nya, sebagaimana kasih dan persahabatan mencerminkan kehadiran Tuhan dalam kehidupan kita. Seperti Allah yang setia pada perjanjian-Nya, kita pun dipanggil untuk membangun hubungan yang penuh kasih dan kesetiaan dengan orang lain. Persahabatan yang sejati bukan hanya sekadar kebersamaan, tetapi juga saling mendukung, mengasihi, dan menghormati, sebagaimana ajaran Yesus. Matius 22:39 menegaskan bahwa kasih kepada sesama adalah ba...

REVIEW JAM DOA

Jumat, 14 Maret 2025 Tema:  “Memahami Rencana Tuhan” Puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan kita Yesus Kristus atas kesempatan yang diberikan kepada kita sehingga Jam Doa pada minggu ini dapat dilaksanakan. Jam Doa bertempat di Pelataran Baruga Unhas, dipimpin oleh saudari Divany Cikal (MNJ’22) sebagai pelayan firman dan saudara Aldyan Tiku (MNJ’23) sebagai gitaris dengan mengambil tema “Memahami Rencana Tuhan”. Tema ini diambil dari bacaan Yeremia 29:11. Renungan yang dibawakan menegaskan bahwa rencana Tuhan bagi setiap orang adalah rencana yang baik meskipun tidak selalu mudah dipahami. Berdasarkan Yeremia 29:11, kita diajak untuk percaya bahwa Tuhan memiliki rancangan damai sejahtera dan masa depan yang penuh harapan. Tuhan memiliki rancangan terbaik bagi setiap orang, meskipun sering kali manusia memiliki impian dan harapan sendiri. Proses dalam memahami rencana-Nya tidak selalu mudah, seperti yang dialami bangsa Israel dalam pembuangan, tetapi Tuhan tetap setia da...

REVIEW JAM DOA

Jumat, 07 Maret 2025 Tema:  “Mempersiapkan Diri dengan Iman dan Ketekunan” Puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan kita Yesus Kristus atas kesempatan yang diberikan kepada kita sehingga Jam Doa pada minggu ini dapat dilaksanakan. Jam Doa bertempat di Pelataran Baruga Unhas, dipimpin oleh saudari Stefany Frisca Syallomita (IE’23) sebagai pelayan firman dan saudara Grand Kendenan (IE’24) sebagai gitaris dengan mengambil tema “Mempersiapkan Diri dengan Iman dan Ketekunan”. Tema ini diambil dari bacaan Kolose 3:23-24. Renungan dari Kolose 3:23-24 menekankan bahwa dalam masa prapaskah, kita diajak untuk mendekatkan diri kepada Tuhan melalui doa, pertobatan, dan perbuatan kasih. Dalam perkuliahan, tantangan seperti tugas dan ujian sering membuat kita lelah, tetapi Firman Tuhan mengingatkan agar kita melakukan segala sesuatu dengan segenap hati seperti untuk Tuhan. Belajar bukan hanya demi nilai, tetapi sebagai bagian dari panggilan kita. Masa prapaskah adalah waktu untuk memp...

ARTIKEL BULAN MARET

Kasih yang Abadi dalam Iman, Bahasa, dan Filsafat:  Sebuah Analisis Komprehensif Joe Happines, Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis,  Universitas Hasanuddin Pendahuluan “Jadi bekerjalah Yakub tujuh tahun lamanya untuk mendapatkan Rahel itu, tetapi yang tujuh tahun itu dianggapnya seperti beberapa hari saja, karena cintanya kepada Rahel.” Kejadian 29:20 Kasih merupakan fenomena universal yang melintasi batas budaya, agama, dan filsafat, menjadi inti dari pengalaman manusia. Dalam tradisi Kristen, Alkitab menekankan bahwa kasih adalah esensi dari hubungan antara manusia dan Tuhan, serta antar sesama manusia. Sebagaimana dinyatakan dalam 1 Korintus 13:4-7, kasih digambarkan sebagai sabar, murah hati, tidak cemburu, dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Definisi ini menegaskan bahwa kasih dalam perspektif Alkitabiah bukan sekadar emosi, melainkan tindakan nyata yang mencerminkan sifat ilahi.​ Di ranah sastra Indonesia, puisi Aku Ingin karya Sapardi...

REVIEW PENDALAMAN ALKITAB

  “PENGINJILAN” Pelayan Firman: Sarah Citra Eunike, S.Pd., M.Th Hari/Tanggal: Jumat, 28 Maret 2025 Waktu: 19.00 WITA Tempat Pelaksanaan: Sekretariat PMKO FEB-UH (Blok I No.300) Moderator: Yolanda Aprilia De Rozari (IE’24) Dalam Injil Matius 28:18-20 dan Matius 5:13-16, terdapat dua bagian yang saling melengkapi tentang penginjilan, yaitu perintah Yesus untuk mengutus murid-murid-Nya dan bagaimana hidup sebagai terang dan garam di dunia. Matius 28:18-20 (Amanat Agung) Ayat ini adalah perintah Yesus yang terakhir kepada murid-murid-Nya sebelum kenaikan-Nya ke surga. Dalam ayat ini, Yesus memberikan tugas kepada para murid untuk menjadikan segala bangsa murid-Nya melalui pemberitaan Injil, baptisan, dan pengajaran tentang segala yang telah Dia perintahkan. Tugas penginjilan ini tidak terbatas pada wilayah tertentu atau kelompok orang tertentu, melainkan untuk semua bangsa, menunjukkan bahwa keselamatan yang dibawa Yesus adalah untuk seluruh umat manusia. Yesus juga menjanjikan...