Nama : Heskel Kurnia Jurusan/Angkatan: Akuntansi 23 “THEOPHILUS” Tidak semua perjalanan hidup dimulai dari keinginan. Ada kalanya seseorang berada dalam situasi yang tidak pernah ia pilih. Ia merasa terjebak dalam pekerjaan, organisasi, pelayanan, pendidikan, atau bahkan sebuah proses kehidupan yang tidak sesuai dengan harapannya. Hari-hari dijalani dengan perasaan terpaksa, mempertanyakan alasan mengapa ia harus berada di tempat tersebut. Namun, sering kali Tuhan bekerja justru melalui hal-hal yang tidak kita inginkan. Tempat yang awalnya terasa sebagai penjara ternyata menjadi ruang pembentukan. Situasi yang semula dianggap sebagai beban perlahan menjadi tempat belajar, bertumbuh, dan menemukan jati diri. Dalam perjalanan itu, seseorang mulai mengenal banyak hal baru. Ia belajar tentang tanggung jawab, kesabaran, ketekunan, dan arti kebersamaan. Ia menemukan kemampuan yang sebelumnya tidak pernah disadari. Ia menjalin relasi yang memperkaya hidupnya. Bahkan,...
Rabu, 10 Juni 2026 Tema: Tetap Bersukacita dalam Setiap Ujian Puji Tuhan Jam Doa kembali dilaksanakan dengan baik di Pelataran Baruga. Pelayanan dipimpin oleh Werda Setiawan Palimbunga (AK’23) sebagai pemimpin Jam Doa, didampingi oleh Heskel Kurnia (AK’23) sebagai gitaris dan Yolanda Aprillia De Rozari (IE’24) sebagai cajonist. Melalui firman Tuhan dalam Yakobus 1:2-4, kita belajar bahwa setiap pencobaan yang datang dalam hidup bukanlah sesuatu yang harus selalu dipandang sebagai hukuman atau tanda bahwa Tuhan meninggalkan kita. Dalam kesaksiannya, pemimpin Jam Doa membagikan bagaimana ia pernah menghadapi tantangan dalam keluarga, terutama dalam hal finansial. Awalnya ia berpikir bahwa keadaan tersebut adalah sebuah karma, tetapi Tuhan mengajarkan bahwa setiap pribadi tetap berharga di mata-Nya dan setiap proses yang dilewati memiliki maksud untuk membentuk kita. Yakobus mengingatkan bahwa ujian iman menghasilkan ketekunan. Masalah memang tidak selalu mudah untuk dijalani, tetapi Tuha...