Rabu, 30 September 2026 Tema: Kesetiaan dalam Perkara Kecil Matius 25:14-30 Dalam Matius 25:14–30, Yesus menceritakan perumpamaan tentang seorang tuan yang hendak bepergian. Sebelum pergi, ia memanggil tiga orang hambanya dan mempercayakan hartanya kepada mereka sesuai dengan kemampuan masing-masing. Hamba pertama diberi lima talenta. Ia menggunakan talenta tersebut untuk berusaha dan berhasil memperoleh lima talenta lagi, sehingga ketika tuannya kembali, ia menyerahkan sepuluh talenta. Hamba kedua diberi dua talenta, dan ia juga mengusahakannya sehingga memperoleh dua talenta lagi dan mengembalikan empat talenta kepada tuannya.Karena itu, tuannya memuji mereka sebagai hamba yang baik dan setia. Sementara itu, hamba ketiga hanya menerima satu talenta. Namun, ia tidak mengusahakannya, melainkan menggali lubang di tanah dan menyembunyikan talenta tersebut. Dari perumpamaan ini, kita dapat melihat bahwa Tuhan tidak hanya melihat seberapa banya...
T UHAN INGIN D ICINTAI OLEH U MAT-NYA Melani Tappang (Manajemen 2024) Matius 22:37–38 "Jawab Yesus kepadanya: 'Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.' Itulah hukum yang terutama dan yang pertama." Saya tidak tahu sudah berapa kali mendengar ayat ini. Bahkan, saya rasa ayat ini sudah di luar kepala bagi sebagian besar orang. Saya ingin bercerita mengenai pengalaman pribadi saya bersama Tuhan. Saya sering mendengar orang berkata, "Tuhan itu lebih dekat dari yang kita bayangkan," dan saya setuju dengan pernyataan tersebut. Kisah ini bermula saat menjelang hari-hari terakhir masa magang saya. Kala itu, dua teman saya terlibat perselisihan paham. Saya berada di posisi yang sangat serba salah; saya tidak ingin menyakiti hati siapa pun, tetapi situasi seolah-olah menuntut saya untuk memilih memihak salah satu dari mereka. Di tengah kebingungan itu, saya bahkan sempat bertanya kepada AI tentang ap...