Kamis, 8 Oktober 2026 Homili Lukas 11:5-13 Puji Tuhan Jam Doa kembali dilaksanakan dengan baik di Pelataran Baruga. Pelayanan dipimpin oleh Jea (AK'23) sebagai pembawa firman, dan Juan (MNJ'23) sebagai pemimpin lagu. Pada Lukas 11:5-13, Yesus mengajarkan pentingnya ketekunan dalam doa. Sering kali kita berhenti berdoa karena merasa Tuhan tidak mendengarkan atau karena jawaban yang kita harapkan belum datang. Melalui kata “mintalah, carilah, dan ketoklah,” Yesus mengingatkan kita untuk terus berdoa dan tidak mudah menyerah. Ketekunan dalam doa bukan berarti Tuhan harus menjawab sesuai keinginan dan waktu kita, tetapi melalui proses tersebut Tuhan juga sedang membentuk hati dan iman kita. Doa juga bukan cara untuk memaksa Tuhan memenuhi semua keinginan kita. Tuhan lebih mengetahui apa yang benar-benar kita butuhkan dibandingkan dengan apa yang kita inginkan. Karena itu, ketika doa kita belum dijawab, ...
Rabu, 30 September 2026 Tema: Kesetiaan dalam Perkara Kecil Matius 25:14-30 Dalam Matius 25:14–30, Yesus menceritakan perumpamaan tentang seorang tuan yang hendak bepergian. Sebelum pergi, ia memanggil tiga orang hambanya dan mempercayakan hartanya kepada mereka sesuai dengan kemampuan masing-masing. Hamba pertama diberi lima talenta. Ia menggunakan talenta tersebut untuk berusaha dan berhasil memperoleh lima talenta lagi, sehingga ketika tuannya kembali, ia menyerahkan sepuluh talenta. Hamba kedua diberi dua talenta, dan ia juga mengusahakannya sehingga memperoleh dua talenta lagi dan mengembalikan empat talenta kepada tuannya.Karena itu, tuannya memuji mereka sebagai hamba yang baik dan setia. Sementara itu, hamba ketiga hanya menerima satu talenta. Namun, ia tidak mengusahakannya, melainkan menggali lubang di tanah dan menyembunyikan talenta tersebut. Dari perumpamaan ini, kita dapat melihat bahwa Tuhan tidak hanya melihat seberapa banya...