Nama : Geyraldi Mezzy Marin Jurusan/Angkatan: Manajemen 25 “PEKA TERHADAP PANGGILAN TUHAN” Wahyu 3:20 – “Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetuk. Jika ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk dan makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku.” Semua ini bermula saat saya hendak mengikuti perkuliahan pertama sebagai mahasiswa baru. Di masa awal itu, saya merasa jauh dari Tuhan. Saya lebih fokus memikirkan bagaimana beradaptasi dengan lingkungan baru, mencari teman, dan menyesuaikan diri dengan dunia perkuliahan. Ketika teman mengajak saya untuk beribadah atau mengikuti Jam Doa (JADO), sering kali saya menolak dengan berbagai alasan. Hati saya seperti tertutup, dan saya merasa biasa saja tanpa persekutuan. Namun firman Tuhan dalam Wahyu 3:20 mengingatkan bahwa Tuhan tidak pernah berhenti mengetuk pintu hati kita. Walaupun kita sering mengabaikan-Nya, Tuhan tetap setia. Ia tidak memaksa, tetapi dengan kasih Ia terus memanggil. Seperti ge...
Ju mat, 27 Februari 2026 Tema: Belajar dari Semut Puji Tuhan Jam Doa hari ini kembali dilaksanakan dengan baik di Pelataran Baruga. Pelayanan dipimpin oleh Geraldi Pranajaya Patayang (AK’25) sebagai pemimpin Jam Doa, didampingi oleh Felicia Angelica Joseph (AK’25) sebagai gitaris dan Mharvin Dwino Putra (MNJ’25) sebagai cajonist. Melalui firman dari Amsal 6:6 kita diingatkan untuk belajar dari semut. Semut adalah makhluk kecil tetapi memiliki ketekunan dan konsistensi yang luar biasa. Ia bekerja tanpa harus diawasi dan tetap setia melakukan bagiannya. Firman Tuhan menegur kita untuk tidak hidup dalam kemalasan tetapi membangun disiplin dan tanggung jawab dalam setiap tugas yang dipercayakan kepada kita. Konsistensi dalam hal-hal kecil akan membawa hasil yang besar di kemudian hari. Sebagai mahasiswa dan pribadi yang sedang berproses kita dipanggil untuk tekun dan bertanggung jawab sehingga hidup kita semakin berguna. Kerajinan bukan hanya soal pencapai...