" H idup dalam K asih " Geraldi Pranajaya Patayang (Akuntansi 2025) Matius 22:39 "Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri." Dalam ayat ini, Yesus mengingatkan kita bahwa kasih kepada sesama tidak terpisahkan dari kasih kepada Allah. Mengasihi sesama seperti diri sendiri berarti kita memperlakukan orang lain dengan perhatian, kasih sayang, dan kepedulian yang sama seperti yang kita harapkan untuk diri kita sendiri. Mengasihi diri sendiri pasti terasa lebih mudah dibandingkan mengasihi orang lain, apalagi terhadap orang yang menyakiti dan mengecewakan kita. Namun Yesus memanggil kita untuk melihat sesama bukan sebagai beban dan ancaman, melainkan sebagai pribadi yang juga dikasihi Allah. Kasih yang sejati bukan hanya diucapkan, tetapi dinyatakan melalui sikap dan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya dalam kehidupan kampus, ketika kita bersaing dengan teman unt...
Rabu, 19 Agustus 2026 Tema: Kekuatan di Musim Baru Puji Tuhan Jam Doa kembali dilaksanakan dengan baik di Pelataran Baruga. Pelayanan dipimpin oleh Risaldi Sau Pangloli (IE’25) sebagai pemimpin Jam Doa, didampingi oleh Geyraldi Mezzy Marin (MNJ’25) sebagai gitaris dan Grand Kendenan (IE’24) sebagai cajonist. Melalui firman Tuhan dalam Yesaya 40:31 mengajarkan bahwa setiap perubahan dalam kehidupan, seperti memasuki semester baru, pergantian kepengurusan, magang, skripsi, maupun pelayanan, dapat membawa tantangan, kecemasan, dan ketidakpastian. Sebagai manusia, kita memiliki keterbatasan dan tidak selalu mampu menghadapi semuanya dengan kekuatan sendiri. Karena itu, kita perlu mengakui kelemahan dan belajar untuk menyerahkan setiap pergumulan kepada Tuhan. Mengakui bahwa kita membutuhkan Tuhan bukanlah tanda kelemahan iman, melainkan bentuk kerendahan hati dan kepercayaan kepada-Nya. Kekuatan baru diperoleh ketika ...