Langsung ke konten utama

Postingan

REVIEW PENDALAMAN ALKITAB

"Roh Kudus, Penolong Yang Selalu Menyertai" Pelayan Firman: Febriaty Paembonan, M.Th Hari, Tanggal: Jumat, 23 Oktober 2026 Tempat Pelaksanaan: Sekretariat PMKO FEB-UH Dalam Yohanes 14:16–17 , Tuhan Yesus berjanji bahwa Bapa akan memberikan seorang Penolong, yaitu Roh Kudus, yang akan menyertai kita selama-lamanya. Janji ini menunjukkan bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan kita sendirian dalam menjalani kehidupan. Sebagai manusia, kita pasti pernah menghadapi berbagai kesulitan, merasa takut, kecewa, atau bingung ketika harus mengambil keputusan. Namun, melalui firman Tuhan ini, kita diingatkan bahwa kita memiliki Roh Kudus yang selalu menolong, menghibur, dan memberikan kekuatan ketika kita menghadapi berbagai tantangan hidup. Roh Kudus juga disebut sebagai Roh Kebenaran yang menuntun kita untuk hidup sesuai dengan kehendak Tuhan. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering diperhadapkan dengan pilihan yang tidak mudah, baik dalam pergaulan, perkuliahan, pekerjaan, maupun pelay...
Postingan terbaru

REVIEW JAM DOA

  Rabu, 21 Oktober 2026 Tema: Teguh dalam Iman Efesus 6:18      Puji Tuhan Jam Doa kembali dilaksanakan dengan baik di Pelataran Baruga. Pelayanan dipimpin oleh Yokebeth Nataline Bungin (MNJ'24) sebagai pemimpin Jam Doa, didampingi oleh Yolanda Aprilia De Rozari (IE,24) sebagai gitaris dan Ethan Darren Margo (MNJ,26) sebagai cajonist.      Dalam kehidupan sehari-hari, kita pasti pernah menghadapi keadaan yang membuat kita takut, khawatir, bahkan mulai meragukan Tuhan. Terkadang, ketika doa kita belum dijawab atau keadaan tidak berjalan sesuai keinginan, kita menjadi mudah menyerah. Karena itu, penting bagi kita untuk tetap berdoa dan menjaga iman kita kepada Tuhan.      Dalam Roma 10:17 dikatakan bahwa iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus. Artinya, iman kita perlu terus dibangun melalui firman Tuhan. Kita tidak bisa berharap iman kita bertumbuh kalau kita sendiri tidak mau meluangkan waktu untuk mendengar dan...

REVIEW STUDY CLUB

  Study Club: Pengantar Akuntansi Pelataran Baruga      Puji syukur kepada Tuhan karena kegiatan Study Club (SC) Pengantar Akuntansi dapat  terlaksana  dengan baik. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 15 Oktober 2026 di Pelataran Baruga dan diikuti oleh 12 mahasiswa/i. Pada kesempatan kali ini, materi dibawakan oleh Saudara Tristan Gravila J.S., S.E. (Akuntansi 2022) yang membahas tentang Jurnal Umum hingga Jurnal Penyesuaian.      Harapannya, Study Club ini dapat menjadi wadah bagi anggota PMKO FEB-UH untuk belajar bersama, berdiskusi, dan saling berbagi ilmu, khususnya bagi teman-teman yang masih mengalami kesulitan dalam memahami materi Pengantar Akuntansi . Selama kegiatan berlangsung, para peserta juga aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan terkait materi yang dibahas.  Terima kasih kepada pemateri dan seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini.  Sampai jumpa di Study Club berikutnya!  Tuhan me...

REVIEW IBADAH PERSEKUTUAN

  Rabu, 14 Oktober 2026 Tema: Berdiri Teguh Dalam Iman 1 Korintus 16:13 Bersyukur atas kesempatan yang diberikan Tuhan untuk kembali melaksanakan Ibadah Persekutuan PMKO FEB UNHAS pada semester ganjil 2026 bertempat di Alkeysia House Pastori GTM Tello dengan sdri. Alkeysia Imanuella Sharon (IE'25) sebagai Tuan Rumah. Ibadah ini dilayani oleh beberapa pelayan, yakni sdra. Giovanni Euginio K. Ongan (AK'23) sebagai pelayan Firman, sdri. Helen Manaek Palimbong (IE'25) sebagai Worship Leader, sdra. Mharvin Dwino Putra (MNJ'25) sebagai cajonist, dan sdra. Josua Casillas Nahampun (AK'26) sebagai Guitarist. Renungan pada ibadah kali ini diambil dari 1 Korintus 16:13 dengan tema "Berdiri Teguh Dalam Iman". Dalam kehidupan sehari-hari, kita pasti menghadapi berbagai tantangan, baik dalam keluarga, perkuliahan, pelayanan, maupun pergaulan. Ada saatnya kita merasa lelah, takut, kecewa, bahkan mulai meragukan kemampuan diri sendiri. Namun, melalui 1 Korintus 16:13, Tuh...

REVIEW JAM DOA

  Rabu, 14 Oktober 2026 Tema: Teguh dalam Iman Kolose 2:6-7      Puji Tuhan Jam Doa kembali dilaksanakan dengan baik di Pelataran Baruga. Pelayanan dipimpin oleh Chilla Gracia T. Leppong (MNJ'26) sebagai pemimpin Jam Doa, didampingi oleh Felix Nathaniel (MNJ'25) sebagai gitaris dan Gabriella Natasya Toding (AK'25) sebagai cajonist.      Dalam hidup, ada saatnya kita merasa takut dan cemas, apalagi ketika menghadapi ujian, memikirkan nilai, atau melihat pencapaian orang lain yang terasa lebih baik dari kita. Di saat seperti ini, kita belajar untuk tetap percaya kepada Tuhan, bahkan ketika keadaan tidak berjalan sesuai harapan.      Kita semua punya proses dan waktu pertumbuhan yang berbeda. Nilai akademik dan pencapaian bukanlah satu-satunya ukuran keberhasilan kita. Jadi, tidak perlu terus membandingkan diri dengan orang lain. Tetap lakukan yang terbaik, berusaha, dan serahkan hasilnya kepada Tuhan.      Iman bukan berarti...

REVIEW JAM DOA

  Kamis, 8 Oktober 2026 Homili Lukas 11:5-13         Puji Tuhan Jam Doa kembali dilaksanakan dengan baik di Pelataran Baruga. Pelayanan dipimpin oleh Jea (AK'23) sebagai pembawa firman, dan Juan (MNJ'23) sebagai pemimpin lagu.      Pada Lukas 11:5-13, Yesus mengajarkan pentingnya ketekunan dalam doa. Sering kali kita berhenti berdoa karena merasa Tuhan tidak mendengarkan atau karena jawaban yang kita harapkan belum datang. Melalui kata “mintalah, carilah, dan ketoklah,” Yesus mengingatkan kita untuk terus berdoa dan tidak mudah menyerah. Ketekunan dalam doa bukan berarti Tuhan harus menjawab sesuai keinginan dan waktu kita, tetapi melalui proses tersebut Tuhan juga sedang membentuk hati dan iman kita.          Doa juga bukan cara untuk memaksa Tuhan memenuhi semua keinginan kita. Tuhan lebih mengetahui apa yang benar-benar kita butuhkan dibandingkan dengan apa yang kita inginkan. Karena itu, ketika doa kita belum dijawab, ...

REVIEW JAM DOA

  Rabu, 30 September 2026 Tema: Kesetiaan dalam Perkara Kecil Matius 25:14-30      Dalam Matius 25:14–30, Yesus menceritakan perumpamaan tentang seorang tuan yang hendak bepergian. Sebelum pergi, ia memanggil tiga orang hambanya dan mempercayakan hartanya kepada mereka sesuai dengan kemampuan masing-masing.      Hamba pertama diberi lima talenta. Ia menggunakan talenta tersebut untuk berusaha dan berhasil memperoleh lima talenta lagi, sehingga ketika tuannya kembali, ia menyerahkan sepuluh talenta. Hamba kedua diberi dua talenta, dan ia juga mengusahakannya sehingga memperoleh dua talenta lagi dan mengembalikan empat talenta kepada tuannya.Karena itu, tuannya memuji mereka sebagai hamba yang baik dan setia. Sementara itu, hamba ketiga hanya menerima satu talenta. Namun, ia tidak mengusahakannya, melainkan menggali lubang di tanah dan menyembunyikan talenta tersebut. Dari perumpamaan ini, kita dapat melihat bahwa Tuhan tidak hanya melihat seberapa banya...