Rabu, 10 Juni 2026
Tema: Tetap Bersukacita dalam Setiap Ujian
Puji Tuhan Jam Doa kembali dilaksanakan dengan baik di Pelataran Baruga. Pelayanan dipimpin oleh Werda Setiawan Palimbunga (AK’23) sebagai pemimpin Jam Doa, didampingi oleh Heskel Kurnia (AK’23) sebagai gitaris dan Yolanda Aprillia De Rozari (IE’24) sebagai cajonist.
Melalui firman Tuhan dalam Yakobus 1:2-4, kita belajar bahwa setiap pencobaan yang datang dalam hidup bukanlah sesuatu yang harus selalu dipandang sebagai hukuman atau tanda bahwa Tuhan meninggalkan kita. Dalam kesaksiannya, pemimpin Jam Doa membagikan bagaimana ia pernah menghadapi tantangan dalam keluarga, terutama dalam hal finansial. Awalnya ia berpikir bahwa keadaan tersebut adalah sebuah karma, tetapi Tuhan mengajarkan bahwa setiap pribadi tetap berharga di mata-Nya dan setiap proses yang dilewati memiliki maksud untuk membentuk kita.
Yakobus mengingatkan bahwa ujian iman menghasilkan ketekunan. Masalah memang tidak selalu mudah untuk dijalani, tetapi Tuhan dapat memakai setiap kesulitan untuk mendewasakan, menguatkan, dan membentuk karakter kita menjadi lebih serupa dengan Kristus. Karena itu, sebagai mahasiswa kita diajak untuk tidak menyerah ketika menghadapi tekanan, baik dalam keluarga, studi, maupun kehidupan pribadi. Percayalah bahwa Tuhan tidak pernah menyia-nyiakan setiap proses, sebab di balik setiap ujian ada pertumbuhan dan hikmah yang sedang Tuhan kerjakan.

Komentar
Posting Komentar