Langsung ke konten utama

REVIEW PENDALAMAN ALKITAB


"Roh Kudus, Penolong Yang Selalu Menyertai"

Pelayan Firman: Febriaty Paembonan, M.Th
Hari, Tanggal: Jumat, 23 Oktober 2026
Tempat Pelaksanaan: Sekretariat PMKO FEB-UH

Dalam Yohanes 14:16–17, Tuhan Yesus berjanji bahwa Bapa akan memberikan seorang Penolong, yaitu Roh Kudus, yang akan menyertai kita selama-lamanya. Janji ini menunjukkan bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan kita sendirian dalam menjalani kehidupan. Sebagai manusia, kita pasti pernah menghadapi berbagai kesulitan, merasa takut, kecewa, atau bingung ketika harus mengambil keputusan. Namun, melalui firman Tuhan ini, kita diingatkan bahwa kita memiliki Roh Kudus yang selalu menolong, menghibur, dan memberikan kekuatan ketika kita menghadapi berbagai tantangan hidup.

Roh Kudus juga disebut sebagai Roh Kebenaran yang menuntun kita untuk hidup sesuai dengan kehendak Tuhan. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering diperhadapkan dengan pilihan yang tidak mudah, baik dalam pergaulan, perkuliahan, pekerjaan, maupun pelayanan. Terkadang kita tergoda untuk memilih jalan yang mudah meskipun tidak benar. Karena itu, kita perlu membuka hati untuk menerima tuntunan Roh Kudus melalui doa dan firman Tuhan, supaya kita mampu membedakan yang benar dan yang salah. Kehadiran Roh Kudus bukan berarti kita tidak akan menghadapi masalah, tetapi kita diberikan kekuatan dan hikmat untuk melewati setiap keadaan dengan iman.

Melalui firman Tuhan ini, marilah kita belajar untuk selalu mengandalkan Tuhan dalam setiap langkah kehidupan. Jangan takut menghadapi masa depan, jangan mudah menyerah ketika mengalami kegagalan, dan jangan merasa sendirian ketika menghadapi pergumulan. Percayalah bahwa Tuhan selalu menyertai kita melalui Roh Kudus-Nya. Oleh karena itu, tetaplah berdoa, hidup dalam kebenaran, dan tunjukkan kasih kepada sesama melalui tindakan nyata. Ingatlah, kita mungkin tidak mengetahui apa yang akan terjadi esok hari, tetapi kita dapat menjalani hari ini dengan penuh keyakinan karena Roh Kudus selalu menolong dan membimbing kita.

Sampai bertemu di Pendalaman Alkitab berikutnya! Tuhan Yesus memberkati 🤍




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Renungan Bulan Desember

Firman Tuhan Adalah Benih Yang Menghidupkan ( Mzm. 1:1-3 ; Luk. 8:11-15) Mazm. 1:1-3    Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil. Firman Tuhan adalah makanan rohani orang percaya untuk bertumbuh akan pengenalan kepada Yesus dan kebenaran-Nya. Namun dewasa ini, banyak orang Kristen yang enggan membaca Alkitab dengan berbagai alasan. Padahal, jika kita membaca dalam Mzm. 1:1-3, seharusnya kita senantiasa membaca bahkan merenungkan Firman Tuhan agar kita menjadi orang yang diberkati di dalam Dia. Menjadi orang yang diberkati bukan menjadi tujuan hidup orang yang hidup di dalam Tuhan, melainkan suatu anug...

Membangun dan Menguatkan

Membangun dan Menguatkan “Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik. Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.” (Ibrani 10:24-25) Dalam menjalani kehidupan ini, tak dapat dipungkiri bahwa masalah bisa saja datang silih berganti. Masalah-masalah yang datang terkadang mampu kita hadapi seorang diri tetapi ada kalanya masalah itu terlalu berat dan kita membutuhkan topangan dari orang lain. Tuhan Yesus sendiri memang menciptakan manusia sebagai makhluk sosial dan bukan makhluk individualis. Dalam Kejadian 2:18 berkata “Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.” Firman ini memiliki arti bahwa manusia memang diciptakan memiliki keterkaitan  dengan sesamanya. Kita sebagai manusia meman...

RENUNGAN BULAN MEI

TERJEBAK BERSAMA Heskel Kurnia (Akuntansi 2023) Shalom, Kasih Karunia Allah memberkati kita semua. Sebelumnya penulis menyampaikan ungkapan terima kasih kepada rekan-rekan pengurus yang telah menyediakan wadah yang inklusif untuk penulis membuat renungan ini dengan harapan agar pembaca dapat menyadari pentingnya “kerugian” dalam hidup seseorang melalui sebuah lagu yang menjadi favorit penulis hingga kemudian menjadi judul renungan bulan ini. Lagu “Terjebak Bersama” dari The Rain merupakan refleksi mendalam tentang hubungan yang telah teruji oleh waktu. Dirilis pada Desember 2021 sebagai bagian dari perjalanan musik mereka, lagu ini menyajikan narasi tentang dinamika hubungan yang penuh suka dan duka, namun tetap bertahan karena adanya rasa syukur dan penerimaan. Dalam lagu ini, The Rain mengajak pendengar untuk melihat kata “terjebak” dari sudut pandang yang berbeda. Biasanya, “terjebak” memiliki konotasi yang negatif, namun melalui lirik seperti: “Mereka bilang kita  terjebak bers...