Langsung ke konten utama

Tahapan Rencana Tuhan


Kisah kisah yang tertulis dalam dalam Alkitab seperti Abaham, Paulus, Yunus, dan lain-lain bisa menjadi salah satu panutan bagi kita ketika kita melihat bagaimana Allah memberi kesempatan kepada mereka untuk berkarya di dunia ini. Beruntunglah kita karena tanpa kita sadari Tuhan juga memberikan petunjukNya melalui setiap langkah yang kita lalui. Ada tahap demi tahap yang Tuhan telah susun dalam kehidupan kita sehari-hari untuk membentuk kita menjadi bejana yang Ia kehendaki

 Mimpi
Ketika masih kecil hingga dewasa, setiap orang pasti akan bermimpi, walau situasi dalam mimpi tersebut baik ataupun buruk. Disaat itulah Tuhan datang kepada kita untuk memberitahukan dan memberi pertanda apa yang harus kita lakukan. Para tokoh-tokoh di Alkitab beberapa kali diberi pertanda melalui mimpinya dan ia selalu yakin bahwa mimpi itu merupakan jalan dari Tuhan.

Rencana
Saat kita terbangun dari mimpi, disitulah Tuhan memberi kesempatan untuk kita untuk membuat dan menyusun rencana.  Rencana akan datang dengan sendirinya dan setiap orang memiliki keistimewaan untuk berencana sembari dituntun oleh Tuhan.

Komitmen
Setelah rencana, kita sebaiknya untuk membuat suatu komitmen. Komitmen merupakan salah satu wujud janji yang kita buat dengan Tuhan. Setiap rencana kegiatan kita seringkali diganggu oleh iblis yang melihat bahwa kurangnya komitmen pada diri kita. Untuk itu kita sebagai anak Tuhan berusaha untuk berkomitmen dimulai dari hal-hal kecil. Sebaiknya dibarengi dengan doa kita pada Tuhan agar rencana itu dapat berjalan.

Tujuan
Sesudah berkomitmen, kita dapat melemparkan kemana arah dan tujuan yang akan kita datangi. Tujuan merupakan rencana yang telah disusun sehingga dengan bantuan Tuhanlah kita dapat mencapainya.

Target
Target merupakan bagian-bagian yang membawa kita kedalam tujuan keseluruhan.  Mencapai target demi target akan membawa kita untuk selalu bersyukur atas berkat dan kasihNya.

Hasil
Hasil adalah buah dari proses dan pencapaian kita. disitulah Tuhan menunjukkan kepada kita bahwa Ia tak pernah meninggalkan kita. Kita tidak pernah tahu kapan hasil dari proses kita itu dikatakan sukses  atau belum namun Tuhan selalu memberikan petunjuk bagi kita dalam setiap tindak laku kita.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Renungan Bulan Desember

Firman Tuhan Adalah Benih Yang Menghidupkan ( Mzm. 1:1-3 ; Luk. 8:11-15) Mazm. 1:1-3    Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil. Firman Tuhan adalah makanan rohani orang percaya untuk bertumbuh akan pengenalan kepada Yesus dan kebenaran-Nya. Namun dewasa ini, banyak orang Kristen yang enggan membaca Alkitab dengan berbagai alasan. Padahal, jika kita membaca dalam Mzm. 1:1-3, seharusnya kita senantiasa membaca bahkan merenungkan Firman Tuhan agar kita menjadi orang yang diberkati di dalam Dia. Menjadi orang yang diberkati bukan menjadi tujuan hidup orang yang hidup di dalam Tuhan, melainkan suatu anug...

Membangun dan Menguatkan

Membangun dan Menguatkan “Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik. Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.” (Ibrani 10:24-25) Dalam menjalani kehidupan ini, tak dapat dipungkiri bahwa masalah bisa saja datang silih berganti. Masalah-masalah yang datang terkadang mampu kita hadapi seorang diri tetapi ada kalanya masalah itu terlalu berat dan kita membutuhkan topangan dari orang lain. Tuhan Yesus sendiri memang menciptakan manusia sebagai makhluk sosial dan bukan makhluk individualis. Dalam Kejadian 2:18 berkata “Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.” Firman ini memiliki arti bahwa manusia memang diciptakan memiliki keterkaitan  dengan sesamanya. Kita sebagai manusia meman...

RENUNGAN BULAN MEI

TERJEBAK BERSAMA Heskel Kurnia (Akuntansi 2023) Shalom, Kasih Karunia Allah memberkati kita semua. Sebelumnya penulis menyampaikan ungkapan terima kasih kepada rekan-rekan pengurus yang telah menyediakan wadah yang inklusif untuk penulis membuat renungan ini dengan harapan agar pembaca dapat menyadari pentingnya “kerugian” dalam hidup seseorang melalui sebuah lagu yang menjadi favorit penulis hingga kemudian menjadi judul renungan bulan ini. Lagu “Terjebak Bersama” dari The Rain merupakan refleksi mendalam tentang hubungan yang telah teruji oleh waktu. Dirilis pada Desember 2021 sebagai bagian dari perjalanan musik mereka, lagu ini menyajikan narasi tentang dinamika hubungan yang penuh suka dan duka, namun tetap bertahan karena adanya rasa syukur dan penerimaan. Dalam lagu ini, The Rain mengajak pendengar untuk melihat kata “terjebak” dari sudut pandang yang berbeda. Biasanya, “terjebak” memiliki konotasi yang negatif, namun melalui lirik seperti: “Mereka bilang kita  terjebak bers...