Langsung ke konten utama

Renungan Bulan Agustus


Menjadi Kuat dan Tahan Uji
Yakobus 1 : 12
"Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan,sebab apabila ia sudah tahan uji,ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia"

            Pencobaan atau masalah menjadi bagian dari kehidupan semua orang,tidak terkecuali pada kehidupan umat kristiani.Teman-teman PMKOerz pasti juga pernah mengalami masalah yang beragam misalnya masalah pelajaran, masalah pribadi ,keluarga,dan masalah-masalah lainnya.
            Kita seringkali ingin menghadapi masalah-masalah itu dengan kekuatan kita sendiri tanpa mengandalkan Tuhan,sehingga masalah itu terasa berat dan membuat kita putus asa dan bahkan tidak melihat jalan keluar dari masalah tersebut.Tetapi kita harus tetap percaya pada janji Tuhan bahwa Tuhan tidak akan memberikan pencobaan yang tidak bisa kita atasi,seperti tertulis pada surat 1 Korintus 10 : 13 yang berbunyi "Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa,yang tidak melebihi kekuatan manusia.Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu.Pada Waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan keluar,sehingga kamu dapat menanggungnya".
            Tuhan menghendaki agar kita selalu bersyukur meskipun kita sedang mengalami masalah karena masalah yang Tuhan izinkan terjadi dalam hidup kita bertujuan untuk mendatangkan kebaikan bagi orang yang percaya kepada-Nya,Adapun tujuan Tuhan atas masalah yang kita alami,antara lain:
1.  1.  Menguji dan menguatkan iman kita (Yakobus 1:2-3)
2.  2.  Mengoreksi kita
3.  3.  Menyempurnakan kita ( Ayub 23 : 10)
            Jadi setelah kita mengerti tujuan dan maksud baik Tuhan dibalik masalah yang kita alami,ada baiknya kita semua teman-teman PMKOerz jangan takut dan jangan menyerah terhadap masalah sebab Tuhan berjanji dan pasti akan menepati janji-Nya untuk menyediakan mahkota kehidupan bagi kita yang menang karena mengandalkan Tuhan dalam setiap masalah atau pencobaan.


Tuhan Yesus Memberkati.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Renungan Bulan Desember

Firman Tuhan Adalah Benih Yang Menghidupkan ( Mzm. 1:1-3 ; Luk. 8:11-15) Mazm. 1:1-3    Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil. Firman Tuhan adalah makanan rohani orang percaya untuk bertumbuh akan pengenalan kepada Yesus dan kebenaran-Nya. Namun dewasa ini, banyak orang Kristen yang enggan membaca Alkitab dengan berbagai alasan. Padahal, jika kita membaca dalam Mzm. 1:1-3, seharusnya kita senantiasa membaca bahkan merenungkan Firman Tuhan agar kita menjadi orang yang diberkati di dalam Dia. Menjadi orang yang diberkati bukan menjadi tujuan hidup orang yang hidup di dalam Tuhan, melainkan suatu anug...

Membangun dan Menguatkan

Membangun dan Menguatkan “Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik. Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.” (Ibrani 10:24-25) Dalam menjalani kehidupan ini, tak dapat dipungkiri bahwa masalah bisa saja datang silih berganti. Masalah-masalah yang datang terkadang mampu kita hadapi seorang diri tetapi ada kalanya masalah itu terlalu berat dan kita membutuhkan topangan dari orang lain. Tuhan Yesus sendiri memang menciptakan manusia sebagai makhluk sosial dan bukan makhluk individualis. Dalam Kejadian 2:18 berkata “Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.” Firman ini memiliki arti bahwa manusia memang diciptakan memiliki keterkaitan  dengan sesamanya. Kita sebagai manusia meman...

RENUNGAN BULAN MEI

TERJEBAK BERSAMA Heskel Kurnia (Akuntansi 2023) Shalom, Kasih Karunia Allah memberkati kita semua. Sebelumnya penulis menyampaikan ungkapan terima kasih kepada rekan-rekan pengurus yang telah menyediakan wadah yang inklusif untuk penulis membuat renungan ini dengan harapan agar pembaca dapat menyadari pentingnya “kerugian” dalam hidup seseorang melalui sebuah lagu yang menjadi favorit penulis hingga kemudian menjadi judul renungan bulan ini. Lagu “Terjebak Bersama” dari The Rain merupakan refleksi mendalam tentang hubungan yang telah teruji oleh waktu. Dirilis pada Desember 2021 sebagai bagian dari perjalanan musik mereka, lagu ini menyajikan narasi tentang dinamika hubungan yang penuh suka dan duka, namun tetap bertahan karena adanya rasa syukur dan penerimaan. Dalam lagu ini, The Rain mengajak pendengar untuk melihat kata “terjebak” dari sudut pandang yang berbeda. Biasanya, “terjebak” memiliki konotasi yang negatif, namun melalui lirik seperti: “Mereka bilang kita  terjebak bers...