Langsung ke konten utama

RENUNGAN BULAN JUNI

 KEKUATAN HIDUPKU
Divany Cikal (Manajemen 2022)

"TUHAN adalah kekuatanku dan perisaiku; kepada-Nyalah hatiku percaya. Aku tertolong sebab itu beria-ria hatiku, dan dengan nyanyianku aku bersyukur kepada-Nya." -Mazmur 28:7.

kehidupan ini tidak selalu dipenuhi dengan kebahagiaan. Seringkali kita juga mengalami pergumulan yang datang silih berganti. Hal itu membuat kita mudah merasa lelah dan bahkan hilang harapan.

Mazmur 28:7 mengingatkan kita bahwa Tuhan adalah kekuatan kita, Dia yang menopang saat kita lemah. Dia juga perisai, yang melindungi kita dari hal-hal yang bisa menjatuhkan.

Ketika kita percaya penuh kepada Tuhan, ada ketenangan yang muncul di hati. Mungkin keadaan belum berubah, tapi hati kita bisa tetap bersukacita. Tuhan bukan hanya hadir saat semuanya baik-baik saja, tapi justru Dia dekat saat kita sedang butuh pertolongan.

Karena itu, mari belajar untuk selalu bersandar kepada Tuhan. Saat hati kita percaya kepada-Nya, kita akan merasakan pertolongan yang nyata, dan dari situ lahir rasa syukur yang tulus, yang keluar bukan karena keadaan sempurna, tapi karena kita tahu, Tuhan ada dan bekerja dalam hidup kita.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membangun dan Menguatkan

Membangun dan Menguatkan “Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik. Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.” (Ibrani 10:24-25) Dalam menjalani kehidupan ini, tak dapat dipungkiri bahwa masalah bisa saja datang silih berganti. Masalah-masalah yang datang terkadang mampu kita hadapi seorang diri tetapi ada kalanya masalah itu terlalu berat dan kita membutuhkan topangan dari orang lain. Tuhan Yesus sendiri memang menciptakan manusia sebagai makhluk sosial dan bukan makhluk individualis. Dalam Kejadian 2:18 berkata “Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.” Firman ini memiliki arti bahwa manusia memang diciptakan memiliki keterkaitan  dengan sesamanya. Kita sebagai manusia meman...

Renungan Bulan Desember

Firman Tuhan Adalah Benih Yang Menghidupkan ( Mzm. 1:1-3 ; Luk. 8:11-15) Mazm. 1:1-3    Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil. Firman Tuhan adalah makanan rohani orang percaya untuk bertumbuh akan pengenalan kepada Yesus dan kebenaran-Nya. Namun dewasa ini, banyak orang Kristen yang enggan membaca Alkitab dengan berbagai alasan. Padahal, jika kita membaca dalam Mzm. 1:1-3, seharusnya kita senantiasa membaca bahkan merenungkan Firman Tuhan agar kita menjadi orang yang diberkati di dalam Dia. Menjadi orang yang diberkati bukan menjadi tujuan hidup orang yang hidup di dalam Tuhan, melainkan suatu anug...

HISTORY OF PMKO FEB-UH

                Persekutuan Mahasiswa Kristen Oikumene Fakultas Ekonomi Universitas Hasanuddin dibentuk pada tanggal 28 Agustus 1988 dengan maksud untuk meningkatkan nilai spirit (iman Kristen) pada diri mahasiswa Kristen. Dengan suatu kesadaran bahwa melalui pelayanan, kesaksian, dan persekutuan mahasiswa, kita sedang belajar dan dibina untuk melakukan sesuatu yang bernilai demi kemuliaan namaNYA. PMKO FE-UH berstatus otonom yang secara organisatoris merupakan bagian integral dari Keluarga Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Hasanuddin. VISI DAN MISI                 Visi PMKO FE-UH adalah  dimuridkan untuk siap memuridkan . Misi PMKO FE-UH adalah sebagai berikut: 1.    Mengajak mahasiswa kepada pengenalan akan Yesus Kristus selaku Tuhan dan Penebus serta memperdalam iman dan ilmu serta dapat mengamalkannya dalam kehidupan s...