Langsung ke konten utama

ARTIKEL BULAN DESEMBER

 


Nama: Eldhin Aziz Dian
Jurusan/Angkatan: Ilmu Ekonomi 2024


TUHAN DATANG DENGAN CARA YANG SEDERHANA

Natal sering kita bayangkan sebagai momen besar. Lampu gemerlap, lagu-lagu meriah, ibadah yang penuh sukacita, kado, dan foto-foto cantik. Semuanya terasa spesial. Tapi kalau kita perhatikan lagi, kisah Natal yang pertama justru sangat sederhana bahkan jauh dari kata “mewah”.

Yesus tidak lahir di istana. Tidak juga di rumah yang hangat dan nyaman. Ia lahir di kandang, di tempat yang mungkin kalau kita lihat hari ini, kita akan mikir, “Serius Tuhan? Masa iya Juruselamat dunia lahir di sini?”

Tapi justru di situlah letak keindahannya.

Tuhan memilih datang bukan dengan cara yang mencolok, melainkan dengan cara yang dekat.

Natal mengingatkan kita bahwa Tuhan tidak menunggu hidup kita rapi dulu untuk datang. Dia tidak menunggu keadaan kita stabil, iman kita kuat, atau hati kita bersih sempurna. Dia datang apa adanya ke dunia yang kacau, ke manusia yang lemah, ke hidup yang penuh kekurangan.

Kadang hidup kita juga mirip kandang Betlehem itu. Berisik. Berantakan. Banyak hal yang tidak sesuai rencana. Ada capek yang nggak kelihatan, ada doa yang belum terjawab, ada senyum yang sebenarnya sedang dipaksakan. Tapi Natal bilang satu hal penting: Tuhan tetap mau hadir di situ.

Mungkin Natal tahun ini kita tidak sepenuh dulu sukacitanya. Ada yang merayakan sambil menahan rindu, ada yang kehilangan orang terkasih, ada yang sedang bergumul dengan masa depan, studi, pekerjaan, atau hubungan. Tapi di tengah semua itu, Natal tetap berbicara: “Jangan takut, Aku ada.”

Seperti para gembala yang datang dengan keadaan biasa saja, Tuhan juga memanggil kita apa adanya. Tidak perlu pura-pura kuat. Tidak perlu terlihat baik-baik saja. Cukup datang, dan biarkan kehadiran-Nya menghangatkan hati kita yang lelah.

Karena Natal bukan soal seberapa meriah perayaannya,

tapi tentang Tuhan yang memilih untuk tinggal bersama kita.

“Sesungguhnya, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”

(Matius 28:20)

Kiranya di tengah sukacita Natal atau bahkan di tengah kesederhanaan dan kelelahan kita kembali diingatkan bahwa Tuhan sudah, sedang, dan akan selalu hadir.

Selamat Natal 🤍

Tuhan memberkati 🎄✨






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membangun dan Menguatkan

Membangun dan Menguatkan “Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik. Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.” (Ibrani 10:24-25) Dalam menjalani kehidupan ini, tak dapat dipungkiri bahwa masalah bisa saja datang silih berganti. Masalah-masalah yang datang terkadang mampu kita hadapi seorang diri tetapi ada kalanya masalah itu terlalu berat dan kita membutuhkan topangan dari orang lain. Tuhan Yesus sendiri memang menciptakan manusia sebagai makhluk sosial dan bukan makhluk individualis. Dalam Kejadian 2:18 berkata “Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.” Firman ini memiliki arti bahwa manusia memang diciptakan memiliki keterkaitan  dengan sesamanya. Kita sebagai manusia meman...

Renungan Bulan Desember

Firman Tuhan Adalah Benih Yang Menghidupkan ( Mzm. 1:1-3 ; Luk. 8:11-15) Mazm. 1:1-3    Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil. Firman Tuhan adalah makanan rohani orang percaya untuk bertumbuh akan pengenalan kepada Yesus dan kebenaran-Nya. Namun dewasa ini, banyak orang Kristen yang enggan membaca Alkitab dengan berbagai alasan. Padahal, jika kita membaca dalam Mzm. 1:1-3, seharusnya kita senantiasa membaca bahkan merenungkan Firman Tuhan agar kita menjadi orang yang diberkati di dalam Dia. Menjadi orang yang diberkati bukan menjadi tujuan hidup orang yang hidup di dalam Tuhan, melainkan suatu anug...

Review Pendalaman Alkitab

DOA Waktu Pelaksanaan      : Selasa, 12 Oktober 2021 Pemateri                       : Ev. Pieter G. O. Sunkudon Jumlah Peserta             : 47 orang Ayat Alkitab                : Matius 6:5-15      Doa merupakan kebiasaan atau gaya hidup setiap orang percaya sehingga seringkali dikatakan doa sebagai nafas hidup orang percaya. Seringkali kita berdoa tetapi tidak juga didengar atau dibalaskan oleh Tuhan. Hal ini dikarenakan beberapa kesalahan yang kita perbuat ketika berdoa. Dalam Matius 6:5-8, Tuhan Yesus mengajarkan bagaimana seharusnya sikap seseorang dalam berdoa. Dalam firman Tuhan tersebut, dikatakan bahwa seringkali banyak orang yang berdoa seperti orang munafik yang berdoa di tempat umum untuk dilihat atau dikenal...