Nama : Geraldi Pranajaya Patayang
Jurusan/Angkatan: Akuntansi 25
“SERAHKAN KEKHAWATIRANMU KEPADA TUHAN”
1 Petrus 5:7
“Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.”
Menjadi mahasiswa bukanlah hal yang mudah terutama untuk mahasiswa rantau yang Jauh dari orang tua, harus mengatur hidup sendiri, mengatur uang, waktu, dan emosi, sering kali membuat kita merasa lelah dan sendirian. Ada kalanya kita terlihat kuat di luar, tetapi di dalam hati menyimpan banyak kekhawatiran tugas yang tidak ada habisnya, nilai yang tidak sesuai harapan, biaya hidup yang pas-pasan, hingga rasa rindu rumah yang tidak bisa diungkapkan. Dalam situasi seperti ini, firman Tuhan dalam 1 Petrus 5:7 mengingatkan kita bahwa kita tidak sendirian Tuhan mengundang kita untuk menyerahkan semua kekhawatiran itu kepada-Nya, karena Dia yang memelihara kita.
Sebagai anak rantau, kita sering merasa harus kuat sendiri. Kita jarang bercerita karena tidak ingin membebani pikiran orang tua di rumah. Akhirnya, banyak kekhawatiran kita pendam dalam hati. Namun Tuhan tidak pernah meminta kita menanggung semuanya sendirian. Dia peduli dengan setiap pergumulan kita, bahkan hal-hal kecil yang sering kita anggap sepele. Kekhawatiran yang kita simpan justru bisa membuat kita stres dan membuat kita kehilangan damai sejahtera.
Bagi yang sedang berjuang kuliah ingatlah bahwa Tuhan melihat setiap usaha dan air mata yang mungkin tidak dilihat orang lain. Lakukan segalanya dengan setia, dan percayalah bahwa Tuhan yang memelihara kita tidak akan membiarkan kita berjalan tanpa arah.
Bagi yang bergumul dengan keuangan, rasa kesepian, atau tekanan untuk segera berhasil, firman Tuhan hari ini menjadi penguatan bahwa pemeliharaan Tuhan tidak pernah berhenti. Mungkin tidak selalu dengan cara instan, tetapi selalu tepat pada waktunya. Saat kita menyerahkan kekhawatiran kepada Tuhan, Dia memberi kekuatan untuk bertahan dan harapan untuk melangkah.
Melalui firman Tuhan ini, kita diingatkan bahwa hidup sebagai mahasiswa bukan berarti berjalan sendirian. Tuhan menyertai setiap langkah kita di kamar yang sunyi, di ruang kelas, di tengah kelelahan, dan dalam doa-doa yang kita panjatkan. Mari kita terus belajar menyerahkan segala kekhawatiran kita kepada Tuhan. Sebab Tuhan yang memelihara kita hari ini sampai selamanya.

Komentar
Posting Komentar