Langsung ke konten utama

REVIEW JAM DOA

Jumat, 22 Mei 2026

Tema: Menghadapi Penganiayaan bersama Kristus

Puji Tuhan Jam Doa kembali dilaksanakan dengan baik secara online melalui Google Meet. Pelayanan dipimpin oleh Lidia Dea Taruk Allo (IE’24) sebagai pemimpin Jam Doa. Melalui firman Tuhan dalam Yohanes 15:18–19, kita diingatkan bahwa menjadi pengikut Kristus tidak selalu berarti hidup tanpa penolakan atau kesulitan. Yesus sendiri berkata bahwa dunia membenci murid-murid-Nya karena mereka bukan lagi bagian dari dunia. Penganiayaan bukan selalu tentang kekerasan besar, tetapi juga bisa hadir melalui ejekan, penolakan, tekanan lingkungan, atau perjuangan mempertahankan iman di tengah dunia yang semakin jauh dari Tuhan.

Firman Tuhan mengajarkan bahwa di tengah semua itu, kita tidak berjalan sendirian. Tuhan mengetahui setiap air mata, rasa kecewa, bahkan pergumulan yang sering tidak dilihat orang lain. Seperti yang tertulis dalam Yohanes 16:33, di dalam dunia kita memang menghadapi kesesakan, tetapi Kristus telah mengalahkan dunia. Karena itu, jangan takut ketika iman kita diuji. Tetaplah berdiri teguh, sebab penganiayaan tidak pernah lebih besar daripada penyertaan Tuhan. Justru melalui setiap proses, Tuhan sedang membentuk kita menjadi pribadi yang semakin kuat, setia, dan menjadi terang bagi banyak orang.






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Renungan Bulan Desember

Firman Tuhan Adalah Benih Yang Menghidupkan ( Mzm. 1:1-3 ; Luk. 8:11-15) Mazm. 1:1-3    Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil. Firman Tuhan adalah makanan rohani orang percaya untuk bertumbuh akan pengenalan kepada Yesus dan kebenaran-Nya. Namun dewasa ini, banyak orang Kristen yang enggan membaca Alkitab dengan berbagai alasan. Padahal, jika kita membaca dalam Mzm. 1:1-3, seharusnya kita senantiasa membaca bahkan merenungkan Firman Tuhan agar kita menjadi orang yang diberkati di dalam Dia. Menjadi orang yang diberkati bukan menjadi tujuan hidup orang yang hidup di dalam Tuhan, melainkan suatu anug...

Membangun dan Menguatkan

Membangun dan Menguatkan “Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik. Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.” (Ibrani 10:24-25) Dalam menjalani kehidupan ini, tak dapat dipungkiri bahwa masalah bisa saja datang silih berganti. Masalah-masalah yang datang terkadang mampu kita hadapi seorang diri tetapi ada kalanya masalah itu terlalu berat dan kita membutuhkan topangan dari orang lain. Tuhan Yesus sendiri memang menciptakan manusia sebagai makhluk sosial dan bukan makhluk individualis. Dalam Kejadian 2:18 berkata “Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.” Firman ini memiliki arti bahwa manusia memang diciptakan memiliki keterkaitan  dengan sesamanya. Kita sebagai manusia meman...

HISTORY OF PMKO FEB-UH

                Persekutuan Mahasiswa Kristen Oikumene Fakultas Ekonomi Universitas Hasanuddin dibentuk pada tanggal 28 Agustus 1988 dengan maksud untuk meningkatkan nilai spirit (iman Kristen) pada diri mahasiswa Kristen. Dengan suatu kesadaran bahwa melalui pelayanan, kesaksian, dan persekutuan mahasiswa, kita sedang belajar dan dibina untuk melakukan sesuatu yang bernilai demi kemuliaan namaNYA. PMKO FE-UH berstatus otonom yang secara organisatoris merupakan bagian integral dari Keluarga Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Hasanuddin. VISI DAN MISI                 Visi PMKO FE-UH adalah  dimuridkan untuk siap memuridkan . Misi PMKO FE-UH adalah sebagai berikut: 1.    Mengajak mahasiswa kepada pengenalan akan Yesus Kristus selaku Tuhan dan Penebus serta memperdalam iman dan ilmu serta dapat mengamalkannya dalam kehidupan s...