Langsung ke konten utama

REVIEW JAM DOA

 

Kamis, 27 Agustus 2026

Tema: Kekuatan di Musim Baru

Mazmur 118:2


    Puji Tuhan Jam Doa kembali dilaksanakan dengan baik di Pelataran Baruga. Pelayanan dipimpin oleh Alni Octavi (AK'23) sebagai pemimpin Jam Doa, didampingi oleh Alvian Widianto (IE'26) sebagai gitaris dan Teofilus Clovis Edon (MNJ'26) sebagai cajonist.

    Melalui tema “Kekuatan di Musim yang Baru”, kita diingatkan bahwa dalam setiap musim kehidupan, Tuhan selalu bersama dengan kita. Hidup akan terus mengalami perubahan. Ada masa ketika semuanya berjalan sesuai dengan yang kita harapkan, tetapi ada juga masa ketika kita harus menghadapi hal-hal baru yang mungkin terasa tidak mudah. Namun, di tengah setiap perubahan tersebut, kasih setia Tuhan tetap ada dan tidak pernah berubah. 

Tuhan selalu bersama kita dalam setiap musim hidup kita. Tuhan bekerja dengan cara:

1. Tuhan Membuat Perubahan

Tuhan adalah Tuhan yang mengubah musim. Ia membuat perubahan dalam kehidupan kita, membawa kita dari kegelapan ke terang, dari kelemahan ke kekuatan, dan dari kegagalan ke kesuksesan.

2. Tuhan Membawa Harapan

Tuhan membawa harapan dalam setiap musim yang baru. Ia memberikan kita kesempatan untuk memulai lagi, untuk meninggalkan masa lalu, dan untuk menghadapi masa depan dengan iman dan keberanian. 

Kasih Setia Tuhan baru setiap pagi: Dalam Ratapan 3:21-23 menuliskan bahwa karena kasih setia Tuhan tidak habis, rahmat-Nya baru setiap pagi. Harapan sekecil apa pun adalah alasan untuk percaya bahwa hari esok membawa nafas dan kesempatan baru dari Tuhan.

3. Tuhan Mengajarkan Kita

Tuhan mengajarkan kita untuk mempercayai-Nya dalam setiap musim. Ia menunjukkan kita bahwa Ia adalah Tuhan yang setia, yang selalu ada bersama kita, dan yang selalu bekerja untuk kebaikan kita.

    Mungkin kita tidak selalu memahami apa yang sedang Tuhan kerjakan, tetapi kita dapat terus melangkah dengan iman karena kasih setia-Nya tidak pernah berubah. Apa pun musim yang sedang kita jalani hari ini, mari tetap percaya kepada Tuhan, sebab Ia yang setia menyertai dalam setiap langkah perjalanan kita.

Sampai bertemu dalam Jam Doa PMKO FEB-UH berikutnya! 🤍



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Renungan Bulan Desember

Firman Tuhan Adalah Benih Yang Menghidupkan ( Mzm. 1:1-3 ; Luk. 8:11-15) Mazm. 1:1-3    Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil. Firman Tuhan adalah makanan rohani orang percaya untuk bertumbuh akan pengenalan kepada Yesus dan kebenaran-Nya. Namun dewasa ini, banyak orang Kristen yang enggan membaca Alkitab dengan berbagai alasan. Padahal, jika kita membaca dalam Mzm. 1:1-3, seharusnya kita senantiasa membaca bahkan merenungkan Firman Tuhan agar kita menjadi orang yang diberkati di dalam Dia. Menjadi orang yang diberkati bukan menjadi tujuan hidup orang yang hidup di dalam Tuhan, melainkan suatu anug...

Membangun dan Menguatkan

Membangun dan Menguatkan “Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik. Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.” (Ibrani 10:24-25) Dalam menjalani kehidupan ini, tak dapat dipungkiri bahwa masalah bisa saja datang silih berganti. Masalah-masalah yang datang terkadang mampu kita hadapi seorang diri tetapi ada kalanya masalah itu terlalu berat dan kita membutuhkan topangan dari orang lain. Tuhan Yesus sendiri memang menciptakan manusia sebagai makhluk sosial dan bukan makhluk individualis. Dalam Kejadian 2:18 berkata “Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.” Firman ini memiliki arti bahwa manusia memang diciptakan memiliki keterkaitan  dengan sesamanya. Kita sebagai manusia meman...

HISTORY OF PMKO FEB-UH

                Persekutuan Mahasiswa Kristen Oikumene Fakultas Ekonomi Universitas Hasanuddin dibentuk pada tanggal 28 Agustus 1988 dengan maksud untuk meningkatkan nilai spirit (iman Kristen) pada diri mahasiswa Kristen. Dengan suatu kesadaran bahwa melalui pelayanan, kesaksian, dan persekutuan mahasiswa, kita sedang belajar dan dibina untuk melakukan sesuatu yang bernilai demi kemuliaan namaNYA. PMKO FE-UH berstatus otonom yang secara organisatoris merupakan bagian integral dari Keluarga Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Hasanuddin. VISI DAN MISI                 Visi PMKO FE-UH adalah  dimuridkan untuk siap memuridkan . Misi PMKO FE-UH adalah sebagai berikut: 1.    Mengajak mahasiswa kepada pengenalan akan Yesus Kristus selaku Tuhan dan Penebus serta memperdalam iman dan ilmu serta dapat mengamalkannya dalam kehidupan s...