Langsung ke konten utama

REVIEW IBADAH PERSEKUTUAN


 Rabu, 14 Oktober 2026

Tema: Berdiri Teguh Dalam Iman

1 Korintus 16:13

Bersyukur atas kesempatan yang diberikan Tuhan untuk kembali melaksanakan Ibadah Persekutuan PMKO FEB UNHAS pada semester ganjil 2026 bertempat di Alkeysia House Pastori GTM Tello dengan sdri. Alkeysia Imanuella Sharon (IE'25) sebagai Tuan Rumah. Ibadah ini dilayani oleh beberapa pelayan, yakni sdra. Giovanni Euginio K. Ongan (AK'23) sebagai pelayan Firman, sdri. Helen Manaek Palimbong (IE'25) sebagai Worship Leader, sdra. Mharvin Dwino Putra (MNJ'25) sebagai cajonist, dan sdra. Josua Casillas Nahampun (AK'26) sebagai Guitarist. Renungan pada ibadah kali ini diambil dari 1 Korintus 16:13 dengan tema "Berdiri Teguh Dalam Iman".

Dalam kehidupan sehari-hari, kita pasti menghadapi berbagai tantangan, baik dalam keluarga, perkuliahan, pelayanan, maupun pergaulan. Ada saatnya kita merasa lelah, takut, kecewa, bahkan mulai meragukan kemampuan diri sendiri. Namun, melalui 1 Korintus 16:13, Tuhan mengingatkan kita untuk tetap berjaga-jaga, berdiri teguh dalam iman, dan menjadi kuat dalam menghadapi setiap keadaan.

Berdiri teguh dalam iman bukan berarti kita tidak pernah merasa takut atau lemah, tetapi kita tetap memilih untuk percaya kepada Tuhan di tengah kesulitan. Sebagai mahasiswa maupun pelayan Tuhan, kita mungkin menghadapi banyak tanggung jawab dan masalah yang membuat kita ingin menyerah. Akan tetapi, kita harus ingat bahwa iman bukan hanya ditunjukkan ketika keadaan baik-baik saja, melainkan juga ketika kita tetap setia kepada Tuhan saat menghadapi masa-masa sulit.

Oleh karena itu, marilah kita belajar untuk tidak mudah goyah oleh keadaan, tidak cepat menyerah ketika menghadapi masalah, dan selalu mengandalkan Tuhan dalam setiap langkah kehidupan. Kekuatan sejati bukan hanya berasal dari kemampuan kita sendiri, tetapi juga dari iman dan kepercayaan kita kepada Tuhan. Tetaplah teguh, tetaplah setia, dan teruslah berjalan bersama Tuhan, sebab setiap tantangan dapat menjadi kesempatan bagi kita untuk bertumbuh dalam iman.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Renungan Bulan Desember

Firman Tuhan Adalah Benih Yang Menghidupkan ( Mzm. 1:1-3 ; Luk. 8:11-15) Mazm. 1:1-3    Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil. Firman Tuhan adalah makanan rohani orang percaya untuk bertumbuh akan pengenalan kepada Yesus dan kebenaran-Nya. Namun dewasa ini, banyak orang Kristen yang enggan membaca Alkitab dengan berbagai alasan. Padahal, jika kita membaca dalam Mzm. 1:1-3, seharusnya kita senantiasa membaca bahkan merenungkan Firman Tuhan agar kita menjadi orang yang diberkati di dalam Dia. Menjadi orang yang diberkati bukan menjadi tujuan hidup orang yang hidup di dalam Tuhan, melainkan suatu anug...

Membangun dan Menguatkan

Membangun dan Menguatkan “Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik. Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.” (Ibrani 10:24-25) Dalam menjalani kehidupan ini, tak dapat dipungkiri bahwa masalah bisa saja datang silih berganti. Masalah-masalah yang datang terkadang mampu kita hadapi seorang diri tetapi ada kalanya masalah itu terlalu berat dan kita membutuhkan topangan dari orang lain. Tuhan Yesus sendiri memang menciptakan manusia sebagai makhluk sosial dan bukan makhluk individualis. Dalam Kejadian 2:18 berkata “Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.” Firman ini memiliki arti bahwa manusia memang diciptakan memiliki keterkaitan  dengan sesamanya. Kita sebagai manusia meman...

RENUNGAN BULAN MEI

TERJEBAK BERSAMA Heskel Kurnia (Akuntansi 2023) Shalom, Kasih Karunia Allah memberkati kita semua. Sebelumnya penulis menyampaikan ungkapan terima kasih kepada rekan-rekan pengurus yang telah menyediakan wadah yang inklusif untuk penulis membuat renungan ini dengan harapan agar pembaca dapat menyadari pentingnya “kerugian” dalam hidup seseorang melalui sebuah lagu yang menjadi favorit penulis hingga kemudian menjadi judul renungan bulan ini. Lagu “Terjebak Bersama” dari The Rain merupakan refleksi mendalam tentang hubungan yang telah teruji oleh waktu. Dirilis pada Desember 2021 sebagai bagian dari perjalanan musik mereka, lagu ini menyajikan narasi tentang dinamika hubungan yang penuh suka dan duka, namun tetap bertahan karena adanya rasa syukur dan penerimaan. Dalam lagu ini, The Rain mengajak pendengar untuk melihat kata “terjebak” dari sudut pandang yang berbeda. Biasanya, “terjebak” memiliki konotasi yang negatif, namun melalui lirik seperti: “Mereka bilang kita  terjebak bers...