Rabu, 14 Oktober 2026
Tema: Teguh dalam Iman
Kolose 2:6-7
Puji Tuhan Jam Doa kembali dilaksanakan dengan baik di Pelataran Baruga. Pelayanan dipimpin oleh Chilla Gracia T. Leppong (MNJ'26) sebagai pemimpin Jam Doa, didampingi oleh Felix Nathaniel (MNJ'25) sebagai gitaris dan Gabriella Natasya Toding (AK'25) sebagai cajonist.
Dalam hidup, ada saatnya kita merasa takut dan cemas, apalagi ketika menghadapi ujian, memikirkan nilai, atau melihat pencapaian orang lain yang terasa lebih baik dari kita. Di saat seperti ini, kita belajar untuk tetap percaya kepada Tuhan, bahkan ketika keadaan tidak berjalan sesuai harapan.
Kita semua punya proses dan waktu pertumbuhan yang berbeda. Nilai akademik dan pencapaian bukanlah satu-satunya ukuran keberhasilan kita. Jadi, tidak perlu terus membandingkan diri dengan orang lain. Tetap lakukan yang terbaik, berusaha, dan serahkan hasilnya kepada Tuhan.
Iman bukan berarti kita tidak pernah takut atau cemas, tetapi kita memilih untuk tetap berjalan bersama Tuhan di tengah semua kekhawatiran itu. Apa pun hasil yang kita dapatkan, jangan menyerah. Percayalah bahwa setiap orang punya prosesnya masing-masing, dan kita tetap bisa bertumbuh bersama Tuhan di dalamnya.
Lalu, apakah kita hanya datang kepada Tuhan saat doa kita dijawab? Bagaimana kalau kita belum mendapat jawaban yang kita harapkan? Teguh dalam iman berarti kita tetap mau datang kepada-Nya, tetap berdoa, dan tetap percaya meskipun belum tahu bagaimana hasil akhirnya.
Sampai bertemu dalam Jam Doa PMKO FEB-UH selanjutnya!🤍

Komentar
Posting Komentar