Langsung ke konten utama

REVIEW MASA PERKENALAN (MAPER) 2026

 

MAPER PMKO FEB-UH 2026

"Embraced to Grow Called to Glorify"

Roma 15:7


    Puji dan syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yesus Kristus atas kasih dan penyertaan-Nya sehingga kegiatan Masa Perkenalan (MAPER) PMKO FEB-UH 2026 dapat terlaksana dengan baik. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 30 Oktober - 1 November 2026, bertempat di Villa Karaeng Sawi, Malino. Dengan mengangkat tema “Embraced to Grow, Called to Glorify” yang berlandaskan ayat Alkitab Roma 15:7, kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat PMKO FEB-UH sebagai persekutuan sekaligus tempat untuk bertumbuh dalam iman dan pelayanan.

    Melalui tema MAPER pada tahun ini, diharapkan setiap anggota dapat menyadari bahwa dirinya telah diterima dan dikasihi oleh Kristus (Embraced), sehingga mampu bertumbuh dalam iman, karakter, pengetahuan, dan kehidupan persekutuan (to Grow). Pertumbuhan tersebut hendaknya disertai dengan kesadaran akan panggilan Tuhan dalam kehidupan masing-masing (Called), sehingga setiap talenta, tanggung jawab, studi, dan pelayanan yang dijalani dapat menjadi sarana untuk memuliakan nama Tuhan (to Glorify). Dengan demikian, PMKO FEB-UH diharapkan menjadi tempat bagi setiap anggota untuk saling menerima, mendukung, dan bertumbuh bersama dalam kasih Kristus.

    Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh panitia, pengurus, kakak-kakak alumni, anggota biasa, serta keluarga besar PMKO FEB-UH yang telah mengambil bagian dalam mempersiapkan dan menyukseskan kegiatan ini. Terima kasih juga kepada seluruh mahasiswa baru angkatan 2026 yang telah mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan sukacita. Adapun bentuk kegiatan yang telah dilakukan diantaranya, yaitu seperti ibadah bersama, outbound, pengenalan pengurus dan program kerja, materi AD/ART, serta sharing session. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, diharapkan dapat terjalin hubungan yang semakin erat antara anggota baru dan anggota lama PMKO FEB-UH.

    Kami menyadari bahwa dalam proses persiapan maupun pelaksanaan kegiatan MAPER 2026 masih terdapat berbagai kekurangan. Oleh karena itu, kami memohon maaf atas segala kekurangan yang ada. Kiranya pengalaman dan kebersamaan yang telah terjalin melalui kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi terus bertumbuh dalam kehidupan persekutuan PMKO FEB-UH. Tuhan Yesus memberkati kita semua 🤍


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Renungan Bulan Desember

Firman Tuhan Adalah Benih Yang Menghidupkan ( Mzm. 1:1-3 ; Luk. 8:11-15) Mazm. 1:1-3    Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil. Firman Tuhan adalah makanan rohani orang percaya untuk bertumbuh akan pengenalan kepada Yesus dan kebenaran-Nya. Namun dewasa ini, banyak orang Kristen yang enggan membaca Alkitab dengan berbagai alasan. Padahal, jika kita membaca dalam Mzm. 1:1-3, seharusnya kita senantiasa membaca bahkan merenungkan Firman Tuhan agar kita menjadi orang yang diberkati di dalam Dia. Menjadi orang yang diberkati bukan menjadi tujuan hidup orang yang hidup di dalam Tuhan, melainkan suatu anug...

Membangun dan Menguatkan

Membangun dan Menguatkan “Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik. Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.” (Ibrani 10:24-25) Dalam menjalani kehidupan ini, tak dapat dipungkiri bahwa masalah bisa saja datang silih berganti. Masalah-masalah yang datang terkadang mampu kita hadapi seorang diri tetapi ada kalanya masalah itu terlalu berat dan kita membutuhkan topangan dari orang lain. Tuhan Yesus sendiri memang menciptakan manusia sebagai makhluk sosial dan bukan makhluk individualis. Dalam Kejadian 2:18 berkata “Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.” Firman ini memiliki arti bahwa manusia memang diciptakan memiliki keterkaitan  dengan sesamanya. Kita sebagai manusia meman...

RENUNGAN BULAN MEI

TERJEBAK BERSAMA Heskel Kurnia (Akuntansi 2023) Shalom, Kasih Karunia Allah memberkati kita semua. Sebelumnya penulis menyampaikan ungkapan terima kasih kepada rekan-rekan pengurus yang telah menyediakan wadah yang inklusif untuk penulis membuat renungan ini dengan harapan agar pembaca dapat menyadari pentingnya “kerugian” dalam hidup seseorang melalui sebuah lagu yang menjadi favorit penulis hingga kemudian menjadi judul renungan bulan ini. Lagu “Terjebak Bersama” dari The Rain merupakan refleksi mendalam tentang hubungan yang telah teruji oleh waktu. Dirilis pada Desember 2021 sebagai bagian dari perjalanan musik mereka, lagu ini menyajikan narasi tentang dinamika hubungan yang penuh suka dan duka, namun tetap bertahan karena adanya rasa syukur dan penerimaan. Dalam lagu ini, The Rain mengajak pendengar untuk melihat kata “terjebak” dari sudut pandang yang berbeda. Biasanya, “terjebak” memiliki konotasi yang negatif, namun melalui lirik seperti: “Mereka bilang kita  terjebak bers...