Langsung ke konten utama

Postingan

RENUNGAN BULAN OKTOBER

  INTEGRITY Lidya Rebeca (Ak' 2021) Seperti yang kita ketahui, integritas adalah melakukan hal yang benar walaupun tidak ada yang melihat. Tanpa kita sadari, setiap kita sebenarnya telah dibebaskan oleh Yesus, kita tidak perlu lagi hidup dibawah hukum taurat. Maka dari itu kita harus mengatakan “Yes, We are Under Grace” . Dalam Yohanes 14:26, dikatakan bahwa Roh Kudus yang akan mengajarkankan dan mengingatkan kita. Jadi, kita tidak perlu lagi hidup dibawah larangan-larangan. Roh Kudus tidak menghakimi atau melarang ketika kita berbuat dosa, tetapi Roh Kudus akan mengajar dan mengingatkan. Segala sesuatu yang kita lakukan itu adalah keputusan kita, tidak ada yang melarang. Kita boleh hidup under grace, tapi kita tidak boleh hidup seenaknya, kita harus punya integritas! Ada 2L cara untuk kita menjadi orang yang berintegritas: 1.       Lifestyle Kehidupan itu produk dari kebiasaan. Apa yang kita lakukan sehari-hari itu akanmenjadi diri kita di masa d...

REVIEW PENDALAMAN ALKITAB

" KASIH TANPA SYARAT " Pelayan Firman: Agusthina, S.Pi, M.Th  Hari/Tanggal: Jumat, 27 Oktober 2023  Waktu: 19.00 WITA  Tempat Pelaksanaan: Sekret  Moderator: Kevin Woe Daud  (1 Yohanes 3:16-18)   “Demikianlah kita ketahui kasih Kristus, yaitu bahwa Ia telah menyerahkan nyawa-Nya untuk kita; jadi kita pun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita. Barangsiapa mempunyai harta duniawi dan melihat saudaranya menderita kekurangan tetapi menutup pintu hatinya terhadap saudaranya itu, bagaimanakah kasih Allah dapat tetap di dalam dirinya? Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran.”  Secara sederhana kasih itu memberi, berkorban. Artinya kita rela mengalami kekurangan. Namun saat ini kasih semakin langkah. Dalam kitab wahyu dikatakan, semakin kesini (mendekati akhir zaman) kasih menjadi dingin.  Mengapa demikian? Apa yang menjadi masalahnya?  Beb...

REVIEW JAM DOA

  Jumat, 27 OKTOBER 2023 Tema: "Generasi Berani dalam Iman" Di minggu terakhir dalam bulan oktober ini, kita bersyukur masih diberi kesempatan kembali untuk melakukan kegiatan jam doa yang dihadiri sebanyak 59 anggota PMKO FEB-UH. JADO kali ini dibawakan oleh Israel Ben (Ak’22) sebagai pemimpin jam doa dan Aldyan Tiku (Mnj’23) sebagai pemusik. Tema kali ini diambil dari kitab 1 Timotius 4:12. Tema ini menekankan pentingnya para pemuda untuk menjadi teladan yang kuat dalam iman mereka, memimpin dengan contoh dan memuliakan Tuhan dalam segala hal yang mereka lakukan. Ayat ini menegaskan bahwa usia muda bukanlah penghalang untuk membangun kehidupan yang kudus dan bermakna dalam Kristus.

REVIEW JAM DOA

  Jumat, 20 Oktober 2023 Tema: "Banyak Anggota, Satu Tubuh" Bersyukur atas penyertaan Tuhan kita, Yesus Kristus sehingga anggota PMKO FEB-UH masih diberi kesempatan melaksanakan jado di minggu ini. Jado kali ini dihadiri sebanyak 63 anggota PMKO dengan Sdri. Yunita Pangala, S.E (Ak’19) sebagai pemimpin jam doa dan Sdr. Iman Parebong Musu' (Mnj'19) sebagai pemusik. Tema jado kali ini yaitu “Banyak anggota, satu tubuh” yang diambil dari 1 Korintus 12:12. Kita manusia merupakan mahluk hidup yang terdiri dari banyak bagian tubuh yang saling membutuhkan satu sama lain. Mata tidak bisa bekerja dengan maksimal tanpa bantuan tangan dan kaki untuk berjalan ataupun melakukan suatu kegiatan. Kita membutuhkan semua anggota tubuh untuk bekerja. Begitupun dengan PMK, kita berasal dari latar belakang yang berbeda-beda, tetapi kita saling membutuhkan satu dengan yang lain untuk tetap menghidupkan PMKO. Maka dari itu, kita harus saling membantu, memaksimalkan apa yang kita milik...

REVIEW JAM DOA

  Jumat, 13 Oktober 2023 Tema:   “Melakukan yang terbaik” Puji Tuhan, jam doa yang ke-8 ini telah dilaksanakan, bertempat di Forbes, tepatnya jumat 13 oktober 2023, yang dipimpin oleh saudari Eunike Souhoka (Mnj 2021) dan gitaris oleh saudara Erasmus Topan Paereng (Ak 2022), dimana jam doa kali ini dihadiri sebanyak 58 orang. Tema sharing yang dibawakan pada jam doa kali ini adalah “Melakukan yang terbaik” dengan bacaan dari Mazmur 34:19 Allah menurut Daud dalam pembacaan hari ini ialah Allah yang dekat kepada orang-orang yang patah hati, yang remuk jiwanya. Bukankah justru pada keadaan patah hati dan remuk jiwa, kita sering kali merasa Allah jauh? Namun menurut Daud, justru di sanalah sebenarnya Allah menjadi dekat dengan kehidupan umat-Nya yang percaya. Menariknya, Daud sadar benar bahwa kemalangan bukan hal yang jauh dari kehidupan orang percaya. Pengalaman Daud saat dia berupura-pura tidak waras agar diusir oleh raja Akhis dari Gat menunjukkan kepada kita pentingny...

REVIEW IBADAH PERSEKUTUAN

  Rabu, 11 Oktober 2023 Tema: “Menjalani Hidup” Ibadah persekutuan PMKO FEB-UH di bulan Oktober 2023 dipimpin oleh saudari Evelyn Triani Mapandin (IE’19) sebagai pelayan Firman, saudari Alni Octavi (Ak’23) sebagai pemimpin liturgi, serta Brilian Yobelino Kurniawan (Ak’21) sebagai pemusik dengan saudari Prima Puri Ayu Todingbua’ (Mnj’21) sebagai tuan rumah. Ibadah ini bertema “Menjalani Hidup” yang diambil dari kitab Yakobus 4:13-17. Dalam ibadah ini, seluruh anggota PMKO FEB-UH melakukan penyembahan mulai dari mengangkat puji pujian, berdoa, memberi persembahan, dan membaca serta merenungkan firmanNYA. Dalam firman yang dibaca dan direnungkan mengingatkan kita untuk mengandalkan Tuhan dalam setiap langkah kehidupan yang kita ambil. Terkadang kita mengalami kegagalan dan bahkan menyalahkan Tuhan dalam kegagalan itu. Padahal, yang Tuhan mau dari kita sebagai manusia ialah tunduk dan berserah kepada Tuhan. Langkah sekecil apapun dalam hidup kita perlu meminta pertolongan Tuhan. ...

REVIEW JAM DOA

  Jumat, 6 Oktober 2023 Tema: “Percaya Pada Tuhan” Puji Tuhan, jam doa yang ke-7 ini telah dilaksanakan yang bertempat di Forbes, tepatnya pada hari jumat, 6 Oktober 2023 yang dipimpin oleh Jenny Putri Yunlin Teno (Mnj’2020) dan gitaris oleh Israel Ben Yeimo, serta dihadiri oleh 44 orang. Tema sharing yang dibawakan pada jam doa kali ini adalah “Percaya Pada Tuhan” dengan bacaan Alkitab dari Yesaya 41:10 dan Ulangan 31:6. Dalam kedua bacaan tersebut dijelakan bahwa kita tidak boleh takut dan bimbang dalam menghadapi tantangan maupun masalah yang kita alami, kita harus percaya kepada Tuhan karena Tuhanlah yang akan menolong kita dan menyertai kita dalam menghadapi setiap masalah dan tantangan yang kita hadapi. Kita harus percaya juga bahwa Tuhan tidak akan meninggalkan anak-anaknya dalam kondisi apapun, Tuhan akan selalu menyertai kita semua sampai akhirnya kita menjadi pemenang dalam masalah dan tantangan yang kita hadapi.