Langsung ke konten utama

Postingan

MENJADI WARGA DUNIA: GCE SEBAGAI SOLUSI ALTERNATIF By ALAN CHRISTIAN SINGKALI Youth Representative of Indonesia YMCA

        Perubahan adalah hal yang mutlak terjadi di muka bumi ini. Berbagai hal berubah, mulai dari keadaan alam semesta (cosmos), manusia (anthrop), dan budaya (culture) sebagai produk dari kekuatan berpikir manusia. Dari masa yang lampau, manusia terus belajar menemukan segala hal dari kemungkinan-kemungkinan yang terjadi, belajar menghindari akibat buruk dari semua bentuk kesalahan-kesalahan, dan menjadikan pengalaman (experience) sebagai pelajaran yang berharga.         Sejak zaman dahulu manusia telah hidup bersosialisasi dengan manusia lain dalam komunitasnya, bagaimanapun ukuran volume komunitas tersebut, seperti keluarga, desa, kota, Negara, dan sebagainya. Manusia harus bersosialisasi demi untuk bertahan hidup, membuat manusia diandaikan sebagai zoon politicon (makhluk sosial/ binatang politik). Hubungan-hubungan ini terus berubah, seiring kepentingan manusia, kelompok, desa, Negara dan lainnya. Menurut Thomas Hobbes dalam Leviathan, kad...

Program Kerja Pengurus PMKO FEUH Periode 2015-2016

*Divisi Kerohanian 1. Ibadah Persekutuan (PJ. Swarnal) 2. Jam Doa (PJ. Lidya) 3. Ibadah Gabungan (PJ. Junita) 4. Ibadah Natal (Semua anggota divisi kerohanian) 5. Ibadah Paskah (Semua anggota divisi kerohanian) 6. Retreat PMKO FEUH (Semua anggota divisi kerohanian) *Divisi Pembinaan dan Keilmuan 1. PA Pengurus (PJ. Yusniati) 2. KTB (PJ. Michael) 3. PA Anggota (PJ. Rizma dan Randy) 4. LDK (PJ. Randy) 5. Regenerasi Pengurus (PJ. Rizma) 6. Masa Perkenalan (PJ. Semua Anggota Divisi) 7. PMKO Study Club (PJ. Michael) *Divisi Pengembangan Minat dan Bakat 1. Pelatihan MC dan Gitaris 2. Latihan Nyanyi 3. PMKO Sehat 4. Acoustic Competition 5. PMKO Kreatif *Divisi Humas dan Inventaris 1. PIGEON (PJ. Seluruh Anggota Divisi) 2. SMS Center (PJ. Pingki dan Maya) 3. Pengelolaan Sosial Media (PJ. Wildha, Pingki dan Arfan) 4. Mading (PJ. Wildha dan Maya) 5. Pengelolaan Inventaris dan Pengarsipan PMKO FEUH (PJ. Seluruh Anggota Divisi) 6. Kunjungan Kasih ke Gereja (PJ. Arfan)

Susunan Pengurus PMKO FEUH Periode 2015-2016

Ketua: Sisilia Eva Marlim Nengsih (Ak.12) Sekertaris: Chiantal Anugerah (Ak.12) Bendahara: Maxyanus Taruk Lobo (Ak.12) *Divisi Kerohanian 1. Koord. Lidya P. Thauwrisan (Mnj.12) 2. Swarnal T. Tandaran (Mnj.13) 3. Junita Bato Payung Allo (Ak.14) *Divisi Pembinaan dan Keilmuan 1. Koord. Michael Chornelis (Ak.12) 2. Rizma Meyditia (Ak.12) 3. Randy Ariada Batti (Mnj.13) 4. Yusniati Marewo (Mnj.13) *Divisi Minat dan Bakat 1. Koord. Arrivaldi Raintung (Mnj.13) 2. Yuni Indayan Seru (Ak.12) 3. Ichabella Chelcea Lintin (Mnj.14) *Divisi Humas dan Inventaris 1. Koord. Wildha Ardhiyanto (Ak.12) 2. Arfan Lande (Mnj.13) 3. Pingki Vista Bella (Mnj.14) 4. Septy Rismayanti (Mnj.14)

TOTALITAS DALAM PELAYANAN

Ayat Tema : Roma 12 : 11 – “Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan.” Melayani Tuhan adalah akibat dari roh kita yang menyala-nyala. Orang yang rohnya menyala-nyala tidak mungkin tidak melayani Tuhan. Lalu Bagaimana dengan orang yang susah diajak pelayanan padahal sudah Kristen dari lahir? Itu hanya agamanya, tetapi hubungan dengan Tuhan tidak ada. Sangat berbeda antara agama dengan hidup bersama Tuhan. Agama tidak menyelamatkan kita semua. Alkitab pun mengatakan suatu hari nanti akan banyak orang yang berseru Tuhan-Tuhan, tapi bukan orang-orang tersebut yang akan masuk kerajaan Allah, tetapi yang melakukan kehendak Bapa yang ada di sorga. Aktifitas Agama pun tidak menjamin keselamatan. Namun, seharusnya kita melayani karena Roh kita menyala! Roh yang menyala berarti kita “connected with GOD”. Banyak orang disebut Kristen, tapi tidak menyala, mengapa? Karena mereka semua belum “connected with GOD”. “Connected” dimulai dari kesadaran priba...

PIKIRKANLAH PERKARA YANG DI ATAS, BUKAN YANG DI BUMI

(Kolose 3:2)   “Apa yang sedang kita cari dan usahakan di hari ini?”. Mungkinkah itu kepopuleran? Kesuksesan? Kekayaan? ataukah Kekuasaan? Semakin hari, dunia semakin hebat, dan kita yang berada di tengah-tengahnya pun terhanyut oleh kemilaunya. Di setiap kesempatan hidup kita, kita senantiasa digoda untuk mengejar hasrat duniawi kita. Masalah penghidupan, kepopuleran, prestasi, kesuksesan, kekayaan terkadang membuat kita lupa akan tujuan kita sebagai orang-orang yang telah dipilihNya. Jika kita ada di hari ini, itu bukan karena suatu kebetulan, tapi karena Tuhan sangat mengasihi kita. Ia ingin kita tetap melangkah   di jalan yang seharusnya kita lalui. Rasul Paulus mengakui bahwa memang akan sangat sulit bagi kita untuk bertahan di tengah arus dunia: “ bukan apa yang aku kehendaki, yaitu yang baik, yang aku perbuat, melainkan apa yang tidak aku kehendaki, yaitu yang jahat, yang aku perbuat ” (Roma 7:19). Tuhan memberikan firmanNya melalui para penulis A...

Membangun Persekutuan

Ya, persekutuan sangat penting bagi orang Kristen untuk mengasihi dan persekutuan satu dengan lainnya itu perlu juga dan sebuah bukti persekutuan dengan Tuhan. Ini dibuat jelas di dalam  (I Yoh. 4:12 ):”……jika kita saling mengasihi, Allah tetap di dalam kita, dan kasihNya sempurna di dalam kita.”         Sebagaimana kita lihat pada persekutuan, kita menemukan juga arti duniawi, hal itu dihubungkan dengan orang bersahabat atau kepentingan bersama mereka dalam perkumpulan persaudaraan.  Anda mungkin telah mendengar dikatakan bahwa “fellowship” adalah “dua kawan di dalam kapal”, tentu saja itu salah sebab, sepanjang anda mengadakan perjalanan di kapal, anda tentu akan memperhatikan bahwa semua orang tidak berbicara kepada anda atau dengan setiap orang lain. Kalau kita melihat persekutuan di perguruan tinggi, tentu kita akan meperhatikan, mereka hanya ada sedikit kebersamaan satu dengan yang lain.Dalam sebagian besar kasus hanya beberapa se...

Minggu Sengsara

“ Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang fana, bukan pula dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal,yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat” (1 Petrus 1:18-19) Pada Hari Minggu Palma, kita bersukacita untuk merayakan suatu peristiwa penting: Yesus memasuki kota Yerusalem dengan jaya! Dia dielu-elukan sebagai raja, disambut dengan gembira serta sukacita yang meluap-luap sambil diiringi dengan nyanyian; “Hosana, Hosana” (Matius 21:1-9; Markus 11:1-10; Lukas 19:28-44). Arak-arakan Yesus memasuki kota Yerusalem hanyalah bagian kecil yang mengawali kisah sengsara-Nya. Dan dalam waktu yang relative singkat terdengar teriakan; “salibkan Dia, salibkan Dia” (Lukas 23:21). Minggu Palma menjadi tanda dimulainya Pekan Suci, yaitu pekan yang penuh dengan kesengsaraan dan penderitaan.  Minggu Sengsara...